Ponpes At-Taubah PGR-YCB menyelenggarakan penyantunan yatim/piatu yang berjumlah lebih-kurang 150 orang pada tanggal 10 setiap bulannya, bagi sahabat yang mau ikut serta dalam penyantunan tersebut (guna untuk menghindarkan diri dari pendusta Agama) dapat dititipkan kepada petugas kami atau melalui rekening: Bank Mandiri no. 133 000 985 4399 a/n Romi Zulkarnaen Tjaja

 

Berqurban di Hari Raya Idul Adha

 

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

 

Sahabat-sahabat anggota PGR dan simpatisan yang berbahagia, puji syukur senantiasa kita panjatkan kepada ALLAH Yang Maha Besar, karena dengan rahmat dan karunia-Nya pada malam ini kita dapat berkumpul untuk melaksanakan Pengkajian Agama Islam secara rutin dan benar.

Sahabat-sahabat, untuk membuktikan bahwa kita cinta kepada ALLAH Yang Maha Besar, maka kita akan diuji terlebih dahulu dengan beberapa ujian, sebagai tanda bahwa kita lebih mencintai ALLAH Yang Maha Besar daripada sesuatu ciptaan-Nya. Salah satu ujian adalah berqurban di Hari Raya Idul Adha. Maksud dan tujuan berqurban di hari raya Idul Adha kira-kira adalah : “Sebagai tolok ukur pada diri kita, apakah kita lebih cinta ALLAH Yang Maha Besar atau lebih cinta pada harta yang kita miliki yang diberikan oleh-Nya”. Apabila kita lebih mencintai ALLAH Yang Maha Besar, maka kita  melaksanakan Qurban tersebut karena ALLAH, dengan mengharapkan ridho-Nya semata.

Untuk sahabat-sahabat ketahui, bahwa Qurban yang sesungguhnya adalah yang dialami Nabi Ibrahim. Sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim, untuk membuktikan cintanya Nabi Ibrahim kepada  ALLAH Yang Maha Besar  (sebagai tolok ukur lebih cinta  mana antara putra yang sangat disayanginya yaitu Ismail atau lebih cinta pada ALLAH Yang Maha Besar). Ternyata Nabi Ibrahim lebih cinta pada ALLAH Yang Maha Besar dan melaksanakan perintah-Nya untuk menyembelih Ismail. Karena melihat cintanya Nabi Ibrahim kepada ALLAH Yang Maha Besar lebih tinggi, maka ALLAH-pun lebih cinta lagi kepada Nabi Ibrahim dan digantilah Ismail dengan seekor Qibas, sebagai bentuk terjalinnya kasih mesra dari ALLAH Yang Maha Besar kepada Nabi Ibrahim.

Dalam mempersiapkan Hari Raya Idul Adha, Ponpes At-Taubah (Paguyuban Rahmatullah - Yayasan Cahaya Bhakti) menerbitkan buletin syiar Islam yang berisi himbauan kepada umat untuk dapat melaksanakan qurban. Apabila ada umat yang mau seirama dengan Ponpes At-Taubah (Paguyuban Rahmatullah - Yayasan Cahaya Bhakti) dalam melaksanakan qurban, dapat menyalurkan qurbannya kepada Panitia quban PGR-YCB.

Kita sebagai orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah istiqomah, tentunya sebelum menghimbau orang lain atau umat di luar untuk melaksanakan qurban, kita himbau diri kita sendiri untuk melaksanakan qurban. Hal tersebut kita lakukan karena yang perlu mendapatkan nilai dari berqurban adalah diri kita sendiri. Jangan sampai kita menghimbau umat untuk berqurban dan mendapatkan hasil yang banyak, kita sendiri tidak melaksanakan qurban, atau seolah-olah sebagai “calo” menyuruh orang untuk berqurban, kita sendiri tidak melaksanakannya.

Namun kita sebagai umat Islam dalam pelaksanaan berqurban telah dibuatkannya suatu pedoman atau aturan (fiqih), yaitu dengan ketentuan 1 ekor hewan kambing untuk satu orang dan 1 ekor sapi untuk 7 orang, bagi yang belum memungkinkan berqurban senilai dengan 1 ekor hewan qurban, maka berqurban dengan sebatas kemampuan. Namun semua itu kira-kira yang akan dinilai bukanlah besar atau kecilnya hewan qurbannya, namun seberapa besar atau kecilnya materi yang kita keluarkan untuk membeli hewan qurban tersebut.

Sebagai contoh :

Dalam membeli hewan qurban dengan harga yang tinggi, tetapi hewan qurban yang didapat kecil, namun diperkirakan yang akan dinilai bukanlah dari kecilnya hewan qurban tersebut, melainkan adalah nilai materi yang kita keluarkan untuk berqurban. Itulah kemungkinannya yang akan kita dapat. Begitupun sebaliknya, walaupun hewan qurban yang didapat besar, namun dalam membeli hewan qurban dengan harga yang rendah, diperkirakan yang akan dinilai bukanlah dari besarnya hewan qurban tersebut, melainkan adalah nilai materi yang kita keluarkan untuk berqurban.

 

Kesimpulannya adalah, dalam melaksakan qurban lakukanlah karena ALLAH, keluarkanlah materi kita (harta kita) yang senilai dengan seekor hewan qurban, dengan tidak perlu adanya suatu kekhawatiran besar atau kecilnya hewan qurban yang kita dapat, karena penilaian yang akan kita dapatkan kira-kira adalah : besar atau kecilnya harta/materi yang kita keluarkan tersebut.

 

Demikianlah ceramah ini kami sampaikan sebagai bahan renungan, mohon kritik / saran yang membangun dari sahabat-sahabat untuk perbaikan ceramah di masa mendatang.

 

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.       

Bogor, 3 November 2012

 

TKP PGR-YCB